Riady, Jiwa Pengajar Berani Tolak Jabatan Struktural

Riady, Jiwa Pengajar Berani Tolak Jabatan Struktural

352
0
BERBAGI
Riady menerima setangkai bunga dari anak didiknya/ist

Batamtvnews.com KARIMUN Siang berganti malam, waktu terus berjalan. Tidak terasa pengabdiannya telah mencapai 28 tahun. Meski demikian, kecintaannya terhadap dunia pendidikan tidak pernah pudar sedikitpun. Dia sosok pengajar tanpa pamrih. Berani menolak jabatan struktural di SKPD yang banyak diincar orang. Dia adalah Pak Guru Riady, Kepala SMAN 1 Karimun.

Pembawaan kalem tapi sangat terlihat tegas. Lembut ia mulai bertutur tentang keinginannya untuk terus mengabdi di dunia pendidikan.

“Memang dari dulu saya sudah sering diajak untuk pindah dan menjabat ke SKPD, namun saya tolak. Saya bertekad biarlah saya tetap jadi guru,” kata Riady kepada Koran wartawan di Coastal Area pada Jumat (25/11) pagi.

Dari sekian teman seangkatannya tambah Riady, saat ini banyak yang pindah ke SKPD menduduki jabatan struktural. Bukannya ia tidak pernah mendapat tawaran, tetapi atas kecintaannya terhadap profesi guru membuatnya tetap bertahan hingga sekarang.

“Sudah banyak yang pindah ke dinas itu, biar lah saya tetap jadi guru. Bagi saya ini pengabdian mas. Namanya rejekikan ada dimana-mana. Yang saya pikirkan sekarang ini adalah guru Matematika sangat kurang sekali dan saya kan guru mata pelajaran itu” kata Riady.
Riady bersyukur, nasib guru sekarang sudah bagus. Ia sangat merasa sejahtera. Bahkan ia telah menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu.

“Saya pun tidak menyangka dari guru bisa sejahtera, saya bisa naik haji dari mengumpulkan hak yang saya dapatkan untuk berangkat ke tanah suci. Bisa beli kendaraan, kehidupan saya sangat layak, maka saya bersyukur sekali,” tuturnya.

Perjalanan karir Riady selama 28 tahun lumayan berliku. Saat pertama ia mengajar tahun 1988. Saat itu ia mengajar di SMAN 1 Karimun. Lalu dipindahkan ke SMAN 4 Karimun atau yang lebih populer di sebut SMAN Binaan dengan jabatan Wakil Kepala Sekolah. Kemudian pindah ke SMAN 3 menjadi Kepala Sekolah sekitar satu tahun tiga bulan. Setelah itu dipindahkan ke SMAN 2 Karimun selama satu tahun dua bulan. Dan terakhir hingga kini menjadi Kepala Sekolah di SMAN 1 Karimun.
“Usia saya sekarang sudah 54 tahun, tinggal enam tahun lagi saya akan pensiun, maka biar lah saya pensiun dari preofesi saya tetap sebagai guru bukan bertugas di dinas,” ujar Riady penuh harap.

SMAN 1 Karimun merupakan sekolah unggulan. Dari sekolah ini, telah mencetak pemimpin-pemimpin di Kepri dan Karimun. Seperti Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Sekda Provinsi Kepri, TS arif Fadillah.

“Semoga anak didik saya pandai dan berhasil. Mereka adalah calon pemimpin masa depan. Saya akan tetap menjadi guru” pungkas Riady bangga.

Selamat Hari Guru untuk Pak Riady. (men)

Komentar

comments

loading...

LEAVE A REPLY