Hutan Kota di Karimun Longsor

Hutan Kota di Karimun Longsor

95
0
BERBAGI
Petugas membersihkan matrial longsor/fer

Batamtvnews.com KARIMUN Hutan kota yang berada di RT 01 RW 03 Kelurahan Tanjungbalai Kota Kecamatan Karimun, longsor pada Kamis (1/12). Akibatnya, Jalan Teuku Umar dari arah Sungai Lakam menuju pelabuhan tertimbun tanah.

Longsor tidak hanya membawa material lumpur dan bebatuan, namun juga menumbangkan pohon disana. Meski tidak memakan korban jiwa, akibat longsor tersebut mengakibatkan kantor agen pelayaran rusak.
Menurut Zaidatur Efendi yang menjadi saksi mata, longsor terjadi pada pukul 04.00 WIB dini hari. Saat itu ia bermaksud melihat genangan air hujan dipekarangan rumahnya. Namun perhatiannya justru beralih ke jalan yang telah tertimbun longsor.

“Saya pun langsung bergegas menuju simpang tiga yang didepan untuk mencegat kendaraan yang akan melintas. Agar mereka balik kanan atau mencari jalur alternatif. Sekitar pukul 06.00 WIB saya menghubungi teman yang bekerja di bagian pertamanan Badan Kebersihan dan Pertamanan (BKP) untuk datang ke lokasi, kemudian teman saya itu yang menghubungi Satlantas Polres Karimun untuk meminta bantuan mengalihkan arus lalulintas,” ucap Efendi.

Arus listrik menurutnya sempat padam karena pohon yang tumbang menimpa kabel dan mengakibatkan beberapat titik mengalami mati lampu. Sementara petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang tiba dilokasi hanya mampu membersihkan pohon tumbang untuk diangkut menggunakan armada mereka. Material tanah tidak mampu diangkat karena bercampur bebatuan. Untuk membersihkan material tersebut terpaksa menunggu alat berat yang didatangkan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Sementara, Bendaraha Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Karimun, Fahrizal yang turut serta turun ke lokasi longsor menyebutkan, volume material longsor diperkirakan mencapai 25 ton dan tidak termasuk pepohonan yang tumbang.

Lokasi yang disebut hutan kota itu menurutnya memang rawan longsor, sehingga Tagana bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jauh-jauh hari telah memasang plang waspada lokasi rawan bencana. Peringatan itu menyusul telah terjadi kejadian longsor pertama kali beberapa tahun silam di lokasi yang sama. (fer/men)

Komentar

comments

loading...

LEAVE A REPLY